Secara logika Industri Tekstil merupakan industri yang takkan pernah berhenti, selagi manusia mengenakan baju pastinya industri tekstil akan terus berproduksi.

Gambaran sederhana dari proses sebuah baju yang menyerap keringat dengan baik; dimana kapas dihasilkan dari negara-negara seperti India, Inggris, sebagian negara Afrika, dan sebagian negara Amerika. Kapas yang berasal dari negara-negara tersebut, tentunya masih mentah belum menjadi apapun. Kemudian oleh Industri tekstil diolah menjadi benang, prosesnya disebut pemintalan/spinning*. Industri tekstil di Indonesia mengimpor serat kapas namun untuk serat buatan Indonesia dapat memproduksi sendiri. Nah, setelah menjadi benang maka akan dilakukan proses pertenun/weaving* dimana benang tersebut akan menjadi kain. Atau sebelum dilakukan proses pertenunan ini, dilakukan pencelupan benang terlebih dahulu. Maka kain yang akan dihasilkan ialah kain yang bermotif atau polos, seperti kain sarung, kain kafan, kain denim/jeans dll. Setelah menjadi kain maka akan dibuat pola untuk kemudian di jahit, nah untuk yang satu ini sudah tidak dikatakan proses pertekstilan lagi tapi sudah masuk proses garmen. Setelah dijahit maka jadilah baju yang kita gunakan sekarang.

Perusahaan tekstil dapat dikatakan integrated/terpadu ialah dimana dalam perusahaan tersebut terdapat proses pemintalan benang hingga menjadi kain. Indonesia merupakan negara terbesar yang memiliki perusahaan tekstil terpadu. Banyak tersebar di Jawa Barat dan Jawa Timur sebagian ada di Jawa Tengah. Jika ingin mendownload istilah pertekstilan, silahkan klik "Download". Istilah-istilah tersebut saya dapatkan ketika kuliah dulu dan dari internet.

*) dijelaskan lebih lengkap pada "istilah tekstil" silahkan download
 


Comments


Your comment will be posted after it is approved.


Leave a Reply